UniQlla, angkat denim jadi busana yang cantik

Salah satu koleksi UniQlla (Dok Yunita Pricilla)
Salah satu koleksi UniQlla (Dok Yunita Pricilla)

Denim, bahan yang terus hadir sepanjang masa ini selalu memberikan ide kepada para desainer dalam menghasilkan karya fesyen. Ini pula menjadi salah satu, yang mengilhami Fashion Design sekaligus Pemilik brand fesyen UniQlla, Yunita Pricilla, dalam merancang berbagai busana.

“Lebih memilih bahan denim bahan dasarnya. Karena bahan denim tiap tahun ada terus dan tidak ketinggalan zaman,” ucap Yunita kepada Simmanews melalui wawancara daring, Sabtu 23 Januari 2021.

Ya, selama ini bahan denim digunakan untuk berbagai model busana seperti celana, rok, dan jaket. Baru belakangan ini, denim sering dipilih para desainer untuk gaun perempuan.

Baca juga:

Yunita bilang, guna menghindari kesan kaku dari denim, Yunita mengaplikasikan kain silk dan katun sebagai motifnya. Sehingga menghasilkan desain yang cantik dan mewah.

“Denim juga gampang untuk mengaflikasikan dengan bahan-bahan yang lainnya. Bahan lain untuk membuat motif seperti memakai kain batik, motif bunga-bunga, dan motif-motif yang lainnya biar kelihatan lebihh elegant lagi,” ungkapnya.

Selain itu, ciri khas dari UniQlla yakni penggunaan payet dan tali-tali ikat pinggang pada busananya.

Lahir dari hobi

Brand fesyen asal Kabupaten Cianjur ini, muncul dari hobi sang pemilik dalam membuat dan mendesain baju untuk dirinya sendiri. Kemudian banyak teman-temannya yang menyukai busana hasil karyanya.

”Di situ, saya lihat peluang untuk mengembangkan hobi saya yang bisa menghasilkan income,” katanya.

Setelah menghasilkan beberapa karya busana, Yunita mendapatkan ajakan dari kawannya untuk bergabung dalam Asosiasi Fashion Cianjur  (AFCI). Melalui AFCI ini, Yunita mendapatkan kesempatan untuk mengisi event ulang tahun Kabupaten Cianjur yang berlangsung di Alun-alun Cianjur.

Baca juga:

“Sebelumnya belum ada nama, tercetuslah spontan UniQlla berasal dari gabungan nama saya sendiri Yunita Pricilla,” bebernya.

Produk UniQlla menyasar pasar perempuan berusia 20 – 45 tahun, yang mulai berbusana tertutup namun tetap dengan tampilan kekinian.

“Bagi yang masih ingin tampil  style dan trendi atau kekinian, produk UniQlla sangat pas,” sambungnya.

Produk dari UniQlla tidak hanya disukai pecinta fesyen di Cianjur tetapi juga sudah sampai daerah lainnya di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jakarta, Tangerang, dan Kalimantan.

Dalam memasarkan produknya, Yunita menjualnnya secara online dan offline. Secara online melalui instagram @butiQue_uniQlla. Sementara offline di Galeri MP3C, Jalan Raya Bandung Kabupaten Cianjur.

UniQlla bakal hadir dalam gelaran Indonesia Hijab Walk 2020. Di Trans Convention Centre The Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto No 289 Kota Bandung. (Yatni Setianingsih/adv/Simmanews)

Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here