Strategi kampung pelukis yang bermitra dengan Dekranasda Kabupaten Bandung

kampung pelukis jelekong
Pelukis mitra Dekranasda Kabupaten Bandung, Saepulrohim atau dikenal Bapak Ade. (bdgdekranasda.blogspot.com)

Kabupaten Bandung kaya akan destinasi wisata dan kreativitas. Bukti kekayaan ini bisa ditengok di Jelekong yang merupakan kampung pelukis yang karya-karyanya sudah dikoleksi kolektor dalam dan luar negeri.

Jelekong merupakan salah satu desa wisata yang terkenal akan seni lukisnya, di sinilah gudangnya pelukis-pelukis handal, seperti dikutip dari bdgdekranasda.blogspot.com, Kamis, 22 Oktober 2020.

Disebutkan, hampir sebagian besar penduduk disini menggantungkan hidupnya dari melukis. Lukisan para seniman Jelekong dipasarkan ke luar dan dalam Bandung, seperti Bogor, Bali, Semarang, bahkan sampai Malaysia dan Arab Saudi.

Salah satu pelukis yang menjadi mitra Dekranasda Kabupaten Bandung, Saepulrohim atau dikenal Bapak Ade, mengaku sudah cukup lama malang melintang dalam dunia seni lukis.

Bahkan sekarang keahlian Bapak Ade sudah turun ke anak-anaknya. Sebagai seniman yang berada di lingkungan pelukis, Ade merasa perlu mengenalkan keahliannya kepada masyarakat umum, terutama kepada masyarakat di luar Bandung.

Ade lantas bermitra dengan pemerintah untuk membantu memasarkan dan mempekenalkan keahlian dan hasil karyanya, salah satunya melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bandung.

Baca juga:

Ade bisa mengikuti pameran-pameran di berbagai kota. Ia selalu mengisi stand Dekranasda Kabupaten Bandung, termasuk mengisi mengisi stand BPMP Kabupaten Bandung pada saat instansi ini mengikuti event pameran promosi di berbagai daerah, antara lain, Jakarta dan Jogyakarta.

Lukisan karya Ade diminati pengunjung. Selain harganya terjangkau, Ade juga bisa membuat lukisan di lokasi pameran. Tidak jarang pengunjung pameran membeli dan membawa lukisannya dalam keadaan belum kering.

Sebagai gambaran harga, satu lukisan pemandangan di atas kanvas berukuran 130 cm x 40 cm dibanderol Rp 200.000. Ada juga yang harganya mencapai puluhan juta rupiah. Hal ini bergantung dari besar lukisan, cat yang digunakan, hingga tingkat kesulitan.

Berminat koleksi lukisan Jelekong? Silakan datang ke Desa Jelekong di Kampung Giriharja. Di salah satu jalan kampung ini akan mudah ditemukan lukisan-lukisan yang dijemur.

Ada sekitar 25 galeri di sepanjang jalan Desa Jelekong, jalan yang bernuansa seni, ada perpaduan warna yang lembut hingga mencolok dibarengi bau khas cat basah lukisan. (Iman Herdiana/Simmanews)

Baca juga artikel Simmanews lainnya:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here