Simak prosedur vaksinasi Covid-19, tidak bisa daftar manual

vaksin covid
Ilustrasi vaksin Covid. (Pixabay)

Prosedur vaksinasi Covid-19 tidak hanya sekedar penyuntikan vaksin. Ada beberapa tahapan seseorang, untuk mendapatkan vaksin dari penyakit yang melanda hampir di seluruh dunia ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Ahyani Raksanegara menerangkan masyarakat yang akan mendapatkan vaksin ini. Harus melakukan pendaftaran secara online, melalui aplikasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Selanjutnya, masyarakat yang telah terdaftar akan mendapatkan SMS dari Kemenkes melalui nomor 119.

“Masyarakat tidak dapat mendaftar secara manual. Semuanya terhubung kepada sistem yang dimiliki Kemenkes,”

“Seperti saya yang mendapatkan panggilan vaksin dari Kemenkes melalui SMS. Nantinya semua warga masyarakat juga akan mendapatkan SMS,” terang Ahyani dikutip dari keterangan resminya, Senin 18 Januari 2021.

Baca juga :

Lalu calon penerima vaksin, sambung Ahyani mendaftar ulang dengan mengklik tautan dalam SMS. Hal ini guna memastikan pemilihan waktu dan tempat fasilitas kesehatan, yang terdekat dengan wilayah tempat tinggal.

Saat akan melakukan vaksinasi pada waktu yang telah terjadwal dan fasilitas kesehatan, calon penerima vaksin wajib membawa e-KTP atau kartu identitas.

Prosedur vaksinasi Covid-19

Sebelum melakukan vaksinasi Covid-19, kata Ahyani, calon penerima vaksin harus melalui beberapa tahap yakni :

  1. Pengecekan e-KTP atau kartu identitas calon penerima vaksin, harus sama seperti yang telah terdaftar melalui sistem Kemenkes serta melampirkan bukti SMS.
  2. Calon penerima vaksin melakukan konsultasi dengan petugas medis, terkait dengan kondisi kesehatan sampai rekam jejak penyakit.
  3. Jika layak maka akan dilanjutkan untuk proses penyuntikan. Sementara jika tidak layak untuk melakukan vaksin, maka prosesnya akan ditunda.
  4. Setelah itu, bisa melanjutkan dengan konsultasi informasi dan edukasi (KIE). Sambil menunggu observasi selama 30 menit setelah proses penyuntikan.
  5. Apabila kondisi penerima vaksin stabil, maka selanjutnya akan mendapatkan kartu vaksinasi Covid-19

“Setiap orang yang telah menerima vaksin, harus tetap memperhatikan dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan,” tandasnya.

Seusai mengikuti penyuntikan perdana, 2 minggu kemudian penerima vaksin harus melakukan vaksinasi kembali.

“Nanti setelah 2 minggu harus kembali untuk mendapatkan dosis kedua dari vaksin Covid-19 agar efek dari vaksin ini maksimal” urainya.

26.000 orang dapat vaksin Covid-19

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan melakukan vaksinasi tahap pertama, kepada 26.000 orang. Jumlah tersebut telah terdaftar di Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK).

Pemkot Bandung telah memulai vaksinasi tahap pertama sejak 14 Januari 2021 sampai April 2021 ini. Calon penerima vaksin kali ini, terdiri dari  tenaga kesehatan dan tenaga penunjang di fasilitas kesehatan yang ada di wilayah Kota Bandung. (Yatni Setianingsih/Simmanews)

Baca juga :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here