Sepeda tenaga surya made in Unpad, solusi bersepeda tanpa capek

sepeda tenaga surya
Sepeda tenaga surya Unpad. (Dok Unpad)

Sepeda dewasa ini kian digandrungi masyarakat. Selain sarana olahraga, sepeda juga bagian dari gaya. Hanya saja, memakai sepeda ke tempat kerja atau kuliah membutuhkan tenaga luar biasa.

Nah, mengatasi masalah ini peneliti Universitas Padjadjaran (Unpad) menciptakan sepeda ramah lingkungan, yaitu sepeda tenaga surya atau matahari.

Sepeda tenaga surya ini diberi mana “Easy Bike” diklaim lebih ramah lingkungan dibandingkan sepeda listrik lain.

Sepeda tenaga surya buatan mahasiswa Unpad ini berhasil meraih juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional Kategori Mahasiswa di ajang VOSICO yang digelar Universitas Negeri Malang, Agustus 2020.

Sepeda dirancang Mutiara Nawansari (Fakultas Matematika dan Imu Pengetahuan Alam), Lutfia Rahmannisa (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan), dan Alamsyah Yahya Nugraha (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), dengan dosen pembimbing Ferry Faizal, Ph.D dari FMIPA Unpad.

Mereka juga menggagas penempatan beberapa stasiun pengisian daya atau charging station di lingkungan kampus Unpad Jatinangor. Charging station menyerap daya dari sinar matahari.

Disebut ramah lingkungan, menurut Mutiara, bahan bakar sepeda tenaga surya tidak menggunakan BBM bersumber dari fosil yang jumlahnya terus menyusut.

Awal penelitian berangkat dari inisiasi Student Energy Chapter Unpad sejak 2019 di mana Mutiara dan tim turut berpartisipasi aktif di organisasi tersebut.

Lahirnya sepeda tenaga surya ini diharapkan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor di dalam kampus. Motor sendiri memakai BBM fosil.

Ide sepeda tenaga matahari juga dilatarbelakangi kontur kampus Unpad yang menanjak dan menurun. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa yang ingin bersepeda ke kampus.

Maka sepeda listrik tersebut diharapkan dapat menjadi solusi. “Kami pikir, bagaimana caranya ketika naik sepeda tapi tidak capek saat menanjak. Di situ kami tambahkan motor,” kata Mutiara, dikutip dari laman resmi Unpad, Rabu, 7 Oktober 2020.

Sepeda tenaga surya pakai mesin motor

Dengan adanya mesin motor pada sepeda, maka si penggowes tinggal menyalakan motor tersebut agar menghemat tenaga.

“Ketika capek menggowes, kita nyalakan motornya. Jadi ini solusi untuk Unpad yang konturnya naik turun,” ujarnya.

Mutiara dan tim menghitung emisi karbon dioksida yang diperkirakan dapat tereduksi jika mahasiswa di kampus Unpad menggunakan sepeda listrik.

Mereka menghitung lebih dari seribu ton karbon dioksida akan tereduksi jika sepeda listrik ini benar-benar diterapkan.

Mereka sudah membuat purwarupa sepeda listrik berikut dengan charging station-nya. Pembuatan purwarupa melibatkan dukungan dari FMIPA Unpad dan Pusat Riset Nanoteknologi dan Graphene (Print-G).

Nantinya Easy Bike akan terus disempurnakan dan diharapkan dapat diterapkan di kampus Unpad.

Kelebihan lain dari Easy Bike ialah memiliki akses ke Radio Frequency Identification (RFID), ada fasilitas GPS dan penghitung kalori. (Iman Herdiana/Simmanews)

Baca juga artikel simmanews lainnya:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here