Sedapnya kuliner pedas dan hangat khas Rumah Miring Dago

rumah miring dago
Menu di Rumah Miring, Dago. (Dok Rumah Miring)

Menikmati aneka menu hidangan bercita rasa pedas maupun bersuhu hangat, akan mampu mengusir dinginnya udara Lembang Kabupaten Bandung Barat.

Maka tak mengherankan, jika restoran di kawasan Bandung utara tersebut memiliki menu-menu pedas, seperti yang disajikan Rumah Miring, Dago.

Dan sudah pasti, makanan pedas di Rumah Miring jadi menu favorit pengunjung. Salah satu menunya adalah salty and spicy tofu alias tahu cabai garam dan sop buntut.

Salty and spicy tofu sering dipilih pengunjung, sebagai cemilan kala menikmati suasana Kota Bandung dari ketinggian.

“Salty and spicy tofu ini memakai tahu asli dari Lembang,” ucap Pengelola Rumah Miring Merry kepada Simmanews, baru-baru ini.

Sekilas tampilan kuliner berbahan baku tahu ini, cukup sederhana. Hanya terdiri dari potongan tahu berbentuk segitiga yang digulingkan pada tepung, kemudian diberi bumbu cabai rawit hijau dan merah, garam, serta bawang.

Namun ketika mendarat di lidah, salty and spicy tofu memberikan cita rasa yang unik.

Baca juga:

Meskipun bernama salty alias garam, namun rasa asin dalam kuliner ini tidak begitu terasa, yang ada malah rasa pedas yang menghangatkan tubuh.

Tekstur salty and spicy tofu ini terdiri dari paduan antara kriuknya kulit tahu dengan kelembutan bagian dalam tahu.

Variasi sop buntut

Sementara sop buntut yang hangat biasanya menjadi pilihan pengunjung. Sop buntut menjadi menu utama atau makan besar di restoran yang berlokasi di Jalan Dago Giri No 119, Desa Mekarwangi Kecamatan Lembang itu.

Rumah miring menawarkan tiga cara pemasakan buntut sapi, sebelum akhirnya disajikan.

Sop buntut tradisional kuah, yakni buntut sapi melalui proses perebusan terlebih dahulu. Sebelum akhirnya disatukan dengan kuah sop yang terdiri dari beragam rempah dan sayuran seperti wortel.

Sop buntut tradisional ini disajikan dengan nasi, sambal, dan emping.

rumah miring dago
Menu sop buntut rumah miring dago. (Dok Rumah Miring)

Sementara untuk sop buntut goreng, buntut sapi melewati proses pengungkepan bersama bumbu rempah yang kemudian digoreng. Setelah matang disajikan bersama kuah sop, sambal, emping, dan nasi.

Untuk sop buntut bakar, sebelum dibakar buntut sapi memperoleh olesan bumbu sehingga memiliki rasa yang meresap nikmat. Kemudian disajikan bersama kuah sop, sambal, emping, dan nasi.

Meskipun melewati cara pemasakan yang berbeda, namun tekstur dari buntut sapi ini sangat empuk dengan bumbu yang sangat meresap. (Yatni Setianingsih/simmanews.com)

Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here