Penerapan pembatasan kegiatan masyarakat, PLN jamin pasokan listrik

tarif listrik pln
Ilustrasi. (Dok PLN)

PT PLN (Persero) memastikan ketersediaan pasokan listrik, selama penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada sebagian wilayah Jawa dan Bali, yang berlangsung pada 11 sampai 25 Januari 2021.

Untuk itu, PLN telah menyiagakan personil yang bertugas di unit-unit kritikal. Antara lain Pembangkit, Transmisi, Pengatur Beban dan Distribusi, Layanan Call Center 123, Command Center, Pelayanan Pelanggan, dan Posko Pelayanan Teknik.

“Kami menyadari, dalam kondisi PPKM di mana masyarakat dituntut untuk tetap berada di rumah, tentu kehadiran listrik sangat penting. Supaya masyarakat tetap dapat produktif dan beraktivitas dengan nyaman di rumah,” terang Direktur Bisnis Regional Jawa Madura dan Bali PLN, Haryanto WS mengutip keterangan resminya, Rabu 13 Januari 2021.

Baca juga:

Sedangkan untuk layanan pelanggan, PLN telah mengoptimalkan aplikasi PLN Mobile yang tersedia pada PlayStore atau AppStore. Mulai dari penambahan daya, pembayaran tagihan atau pembelian token listrik, pencatatan meter mandiri, dan layanan pengaduan pelanggan.

Dalam mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja PLN maupun pelayanan kepada pelanggan. PLN melakukan peningkatan kedisplinan di lingkungan kantor PLN. Pegawai PLN bersiaga dengan sistem split team, namun seluruh layanan rutin tetap berlangsung.

Pasokan listrik rumah sakit rujukan Covid-19

Sementara unit-unit yang bersifat pendukung dan administratif di kantor-kantor PLN, baik di pusat maupun anak perusahaan, para pegawainya diminta untuk bekerja dari rumah, atau minimal masuk hanya 10%.

Bagi pegawai yang akan memasuki area kantor, PLN juga melakukan test swab antigen secara berkala. Wajib menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak). Selain itu, secara rutin melakukan penyemprotan ruangan kerja menggunakan disinfektan.

Baca juga:

“Dengan cara seperti itu, PLN memastikan dan menjamin pasokan listrik kepada pelanggan tetap terjaga selama pemberlakukan kebijakan PPKM,” paparnya.

Saat ini sistem kelistrikan Jawa – Bali memiliki daya mampu mencapai 37 ribu megawatt (MW), beban puncak sekitar 26 ribu MW, dan cadangan daya sekitar 11 ribu MW.

Selain itu, PLN juga telah melakukan siaga secara khusus untuk rumah sakit rujukan Covid-19 di Jawa Bali. Sesuai dengan Standard Operational Procedure (SOP) yang diterapkan.

Yakni memastikan pasokan mempunyai backup suplai, apabila utama mengalami gangguan maka akan langsung dipindahkan ke sumber listrik cadangan. (Yatni Setianingsih/Simmanews)

Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here