Pak RT/RW di Sayati mau dapat insentif dari Sayaginet? Begini caranya

insentif sayaginet
Logo Sayaginet, perusahaan internet berbasis di Desa Sayati. (Instagram Sayaginet)

RT dan RW di Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung berkesempatan mendapat insentif dari perusahaan internet Sayaginet Broadband Company.

Insentif akan diberikan kepada pak RT dan pak RW yang bisa mendapatkan pelanggan internet Sayaginet. Syaratnya, RT dan RW minimal bisa mendapatkan 20 pelanggan.

Direktur Operasional Sayaginet Dhery Rizwan Putra bilang, besaran insentif yang akan didapat RT/RW sebesar Rp9.000 per pelanggan. Sehingga jika satu RT atau RW berhasil minimal mendapat 20 pelanggan Sayaginet, maka mereka akan mendapat Rp180.000.

Jumlah insentif berpeluang bertambah jika pelanggan yang didapat lebih dari 20 orang.

“Uang insentif tersebut bisa masuk kantong pribadi sebagai passive income. Tapi kalau RT/RW-nya punya kebijakan lain, bisa juga masuk kas,” kata Dhery, kepada Simmanews.

Baca juga:

Uang insentif Sayaginet akan cair setiap bulannya sepanjang para pelanggan berlangganan internet. Namun sejauh ini belum banyak RT/RW bisa mendapatkan minimal 20 pelanggan.

Dhery menduga, banyak RT/RW yang memiliki banyak kesibukan terkait tugas-tugasnya. Bisa jadi RT/RW menghadapi kesibukan di lapangan masing-masing, belum lagi mereka juga kerja, bahkan ada yang harus pulang malam sehingga belum ada waktu untuk memasarkan produk Sayaginet.

“Tapi dengan sistem insentif ini mudah-mudahan RT/RW ikut, setidaknya turut mensosialisasikan ke warganya agar menjadi pelanggan,” papar Dhery.

Meski demikian, ada beberapa RT/RW yang mendekati angka 20 pelanggan. Antara lain, RT 1 yang sudah berhasil mendapat 16 pelanggan. “RT 1 hampir closing, sebentar lagi sudah punya pasif income dari Sayaginet,” kata Dhery.

Sayaginet merupakan perusahaan jaringan internet yang dibentuk hasil kerja sama dengan BUMDes Sayati. Sehingga perusahaan ini ingin memberdayakan RT/RW-nya sebagai marketing juga.

Baca juga:

Karena itu, Sayaginet juga sangat mengharapkan kerja sama dengan RT/RW untuk turut membesarkan Sayaginet di desa kelahirannya, yakni Desa Sayati.

Sebab, tujuan Sayaginet didirikan bukan semata-mata mengejar profit, tapi ada misi sosialnya, yakni menyediakan layanan internet dengan harga terjangkau.

“Pada dasarnya tujuan Kepala Desa Sayati (Nandar Kusnandar) membuat unit bisnis internet ini kembali lagi untuk masyarakat, yaitu menghadirkan solusi internet murah untuk warganya,” terang Dhery.

Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini di mana banyak sekali warga yang memiliki anak sekolah yang membutuhkan akses internet murah.

“Apalagi di masa pandemi sekarang, PSBB lagi, WFH lagi, internet sangat dibutuhkan,” katanya. (Iman Herdiana/Simmanews)

Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here