Mimpi mang Oded tiap RW di Bandung punya sanggar seni

Mang Oded bertemu Komunitas Seniman Bandung (Dok Pemkot Bandung)
Mang Oded bertemu Komunitas Seniman Bandung (Dok Pemkot Bandung)

 

Wali Kota Bandung Oded M Danial atau Mang Oded berangan, setiap wilayah Rukun Warga (RW) di Kota Bandung memiliki sanggar seni. Guna memfasilitasi setiap kesenian dan aktivitas seni yang ada di RW terkait.

Mang Oded menyampaikan gagasan tersebut saat bertemu Komunitas Seniman Bandung, di Pendopo Kota Bandung, Rabu 4 November 2020.

“Punya mimpi ingin Kota Bandung ini memang memiliki sanggar tiap RW. Mang Oded hanya menggagas, agar di Kota Bandung itu tiap RW punya halaman bermain atau berkreasi juga,” ucapnya.

Baca juga:

Mang Oded melihat Kota Bandung memiliki potensi yang luar biasa dalam kreasi kesenian. Sehingga perlu ruang yang cukup untuk menghadirkan inovasi.

Perwakilan Dewan Kesenian Kota Bandung, Rahmat Jabaril bilang Kota Bandung memiliki cukup banyak komunitas seni.

Untuk itu, pihaknya berharap Kota Bandung memiliki ruang yang lebih baik untuk berkreasi.

“Bagaimana masyarakat mendapatkan pelatihan manajemen mengenai seni. Sehingga ketika ada fasilitas kita manfaatkan. Kedepannya program festival kota kita coba untuk digelar,” sambungnya.

Seniman dalam pandemi Covid-19

Mang Oded mendukung para penggiat seni untuk terus mengembangkan kreativitasnya, meskipun kini dalam masa pandemi Covid-19.

“Tetap semangat dalam berkarya prestasi. Walaupun dalam keadaan pandemi ini,” Mang Oded menyemangati.

Mang Oded berpesan, dalam berkreasi para seniman harus tetap menerapkan dan memerhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Saya apresiasi dan mendorong bagaimana seniman harus bisa tampil serta berkreasi untuk menghadirkan inovasi lebih baik lagi,” terang Mang Oded.

Sekedar informasi, para seniman termasuk salah satu profesi yang terdampak pandemi Covid-19. Pasalnya sejak pengumuman kasus positif Covid-19 pada Maret lalu, pemerintah menghentikan semua kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan.

Termasuk beragam pertunjukan maupun pameran seni secara langsung, yang mendatangkan penonton.

Namun, sejak penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) di Kota Bandung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai memberikan relaksasi untuk agenda seni dengan menerapkan protokol kesehatan. (Yatni Setianingsih/simmanews.com)

 

Baca juga:

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here