Meniti tangga puncak Galunggung, antara monyet dan kaldera sisa letusan dahsyat

Gunung Galunggung, Tasikmalaya. (Iman Herdiana/Simmanews)
Gunung Galunggung, Tasikmalaya. (Iman Herdiana/Simmanews)

Batu api beterbangan dari puncak Gunung Galunggung, disertai lava pijar yang menyembur seperti kembang api. Asap kelabu membumbung setinggi 12 kilometer. Pada masa itu, Galunggung meletus selama hampir setahun, dan berakhir dengan erupsi empat bulan, September sampai Januari 1983, tepat 38 tahun lalu dari hari ini, Senin 7 September 2020.

Erupsi Strombolian 4 bulan itu hanya satu fase saja dari letusan dahsyat gunung yang terletak di Kabupaten Tasikmalaya, 152 kilometer dari Kota Bandung, menurut Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi.

gunung galunggung
Tangga Gunung Galunggung, Tasikmalaya. (Iman Herdiana/Simmanews)

Letusan pertama terjadi 5 April sampai 6 Mei 1982 yang menghancurkan kubah lava gunung 2.168 meter di atas muka laut atau 1.820 meter di atas dataran Tasikmalaya. Bahkan ketika letusan Mei 1982, pesawat British Airways yang menempuh perjalanan London-Auckland terpaksa harus putar balik saat terbang di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.

Pesawat ini harus kembali ke Jakarta dan melakukan pendaratan darurat, karena letusan Galunggung melontarkan abu vulkanik sampai Jakarta.

Gunung Galunggung, Tasikmalaya. (Iman Herdiana/Simmanews)
Monyet di perjalanan menuju Gunung Galunggung, Tasikmalaya. (Iman Herdiana/Simmanews)

Kini, Galunggung sudah menjadi destinasi andalan pariwisata Jawa Barat. Kindahannya tak kalah dengan Gunung Tangkubanparahu di Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Akses menuju puncak Galunggung bisa via Garut kalau dari Bandung. Di kaki Gunung Galunggung akan ada loket yang menjual tiket untuk wisatawan yang ingin menikmati kaldera maupun pemandangan sekitar Galunggung.

gunung galunggung
Gunung Galunggung, Tasikmalaya. (Iman Herdiana/Simmanews)

Ketika Simmanews bertraveling ke gunung ini, Agustus 2020 lalu, harga tiket Rp15.000. Untuk anak-anak tidak dikenakan tiket.

Akses menuju puncak Galunggung diwarnai pemandangan alam yang eksotis. Jika kebetulan, kiri kanan jalan akan menemui monyet-monyet ekor panjang. Mereka bahkan bisa duduk-duduk di tengah jalan untuk “memalak” wisatawan. Sebagai saran, kalau mau ngasih makanan lebih baik jendela mobil sedikit ditutup buat jaga-jaga agar si amang tidak masuk mobil.

Tak jauh dari gapura loket Galunggung terdapat jalur sepeda gunung yang titik start-nya berada di puncak gunung yang curam, bahkan nyaris vertikal. Bagi pejalan kaki, di kaki gunung terdapat tangga yang tidak kalah curamnya. Tangga tersebut dibangun di sekitar warung-warung penjual makanan dan aksesori.

Gunung Galunggung, Tasikmalaya. (Iman Herdiana/Simmanews)
Gunung Galunggung, Tasikmalaya. (Iman Herdiana/Simmanews)

Traveler harus menempuh tangga vertikal yang jumlahnya 620 anak tangga. Kondisi tangganya sih bagus, terbuat dari tembok yang lebarnya bisa menampung empat orang dewasa yang berjalan berpapasan.

Cuma yang harus dipersiapkan untuk mendaki tangga Galunggung ini tentu mental dan stamina. Mendaki tangga menuju puncak cukup menguras keringat, meski di titik tertentu ada tempat-tempat perhentian sementara. Dan bagi yang takut ketinggian, sebaiknya jangan sering-sering menengok ke belakang. Pendakian ke puncak Galunggung artinya kita menempuh dinding gunung yang tersisa dari letusan 1982-1983.

Gunung Galunggung, Tasikmalaya. (Iman Herdiana/Simmanews)
Gunung Galunggung, Tasikmalaya. (Iman Herdiana/Simmanews)

Tetapi setelah berhasil sampai ke puncak, rasa lelah bisa terobati karena kita seperti berdiri di atas hampara pegunungan Tasikmalaya. Jika langit cerah, gugus pegunungan tampak jelas dengan latar langit biru yang terkesan agung.

Tak kalah mengesankan dari panorama itu adalah danau sekaligus kaldera Galunggung nun jauh di bawah. Danau itu berwarna hijau dengan daratan yang dipenuhi sisa-sisa belerang, sisanya rumput-rumput yang tumbuh hijau dan subur.

Melihat kaldera Galunggung kita bisa membayangkan betapa dahsyatnya letusan Galunggung di masa lalu. Hampir semua kubah dan perut gunung terkuras dan hanya menyisakan dinding-dinding yang menyerupai baskom raksasa.

Gunung Galunggung, Tasikmalaya. (Iman Herdiana/Simmanews)
Gunung Galunggung, Tasikmalaya. (Iman Herdiana/Simmanews)

Uniknya, di puncak Galunggung terdapat sejumlah pedagang makanan dan minuman. Mereka berderet di sekitar tugu batu Galunggung. Jadi jangan khwatir kehabisan makanan dan minuman. Dan sebaiknya tidak perlu membawa bekal karena hanya akan menambah beban pendakian.

Harga makanan ringan dan minuman di puncak Gunung Galunggung juga masih standar, walaupun pedagangnya harus melakukan pendakian dari bawah ke puncak untuk bisa berdagang di sana. Misalnya, sebotol air minteral 1,5 liter Rp8.000, camilan cokelat Rp2.500, dan, bagi yang suka merokok, rokok keretek Rp1.500 per batang.

Sebagai bonus, pengunjung bisa berfoto sepuasnya. (Iman Herdiana/Simmanews )

Baca juga artikel Simmanews lainnya:

Kisah di balik patung badak putih penunggu Balai Kota Bandung 

Sensasi pedas dan gurih cobek ikan nila Purwakarta 

3 jago silat Indonesia yang main di film internasional 

Pabrik senjata PT Pindad produksi mesin pengelolaan sampah 

Pandemi Covid lahirkan inovasi bisnis bagi jurnalis dan tukang sayur ini 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here