Mendalami komunitas Fotografer Muslim, gratiskan foto wedding untuk duafa

Fotografer Muslim
Kegiatan Fotografer Muslim. (Instagram)

Fotografi bisa menjadi salah satu cara untuk menyatukan dan mengembangkan kegemaran yang sama. Selain itu, melalui fotografi, para fotografer dapat menjadi wadah bergerak dalam kebaikan.

Itulah yang mengilhami lahirnya Fotografer Muslim, sebagai salah satu komunitas yang terdiri dari para pehobi fotografi muslim.

Komunitas ini berdiri pada 2019 di Kota Bandung, sampai saat ini jumlah anggota Fotografer Muslim telah mencapai 181 orang.

Selain Bandung, anggota komunitas ini tersebar pada pelbagai daerah yaitu Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bali, Padang, dan berbagai wilayah lainnya.

“Latar belakang berdirinya komunitas ini, untuk mencari teman yang satu hobi tapi satu visi yaitu hidup mencari berkah dan rida Allah SWT,” kata Ketua Umum Fotogtafer Muslim, Ade Bayu Indra kepada Simmanews, baru-baru ini.

Fotografer Muslim (FM) memiliki beragam kegiatan, mulai dari FM Learning Forum yaitu kegiatan diskusi dan pelatihan fotografi.

Kemudian FM Hunting Bareng, yakni aktivitas hunting foto seperti memotret objek foto pada berbagai tempat, untuk mengasah kemampuan memotret anggota komunitas.

Berbagi kebaikan lewat foto

Tak hanya belajar dan hunting fotografi, anggota FM pun dapat berbagi ilmu dan kemampuan fotografi. Melalui kegiatan FM Wakaf Motret, yaitu memotret kegiatan kajian keagamaan seperti majelis taklim.

Baca juga:

Melalui FM Wakaf Motret anggota FM pun sering melayani pemotretan secara gratis untuk acara resepsi pernikahan (wedding) khusus untuk duafa.

Kegiatan lainnya dari komunitas ini, FM Goes to Pesantren atau School (sekolah) berupa kegiatan berbagi ilmu dengan santri atau pelajar.

Adapula FM Wakaf Al-Quran Saku, membagikan wakaf Al-Quran saku pada generasi milenial. Sehingga dapat menumbuhkan semangat, untuk selalu membaca dan melaksanakan ayat suci dalam kesibukannya.

Komunitas ini seringkali berkumpul di Sekretariat FM, Jalan Pasang No 18 Kota Bandung. Melalui saluran online, yaitu FM Grup WhatsApp untuk membicarakan seputar kegiatan dan diskusi foto.

“Beberapa kali kegiatan zoom, saat awal Covid-19. Tetapi sekarang sudah mulai aktif lagi, bertemu di sekretariat dan pelatihan atau hunting foto lagi dengan menerapkan protokol kesehatan,” beber Ade.

Sampai sekarang, FM masih terus membuka kesempatan untuk yang tertarik menjadi anggota dengan syarat utama muslim. Melakukan pendaftaran ke link google form, yang ada pada akun IG @fotografermuslim. (Yatni Setianingsih/simmanews.com)

Baca juga :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here