Mencicipi kuliner ala K-Pop dan sushi ayam di Desa Sayati

kuliner jepang korea
Produk kuliner Dapoer Faaza, di Kompleks Permata Kopo 1 Blok H18, Desa Sayati Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung. (Instagram dapoerfaaza)

Popularitas drama Korea Selatan atau K-Pop tak hanya terbatas pada cerita yang mengena di hati para penontonnya, sajian kuliner yang dikonsumsi para tokoh dalam drama tersebut banyak digandrungi.

Saat ini tidak sulit mendapatkan makanan khas negeri ginseng ini, seperti kimbap yang bisa dipesanonline di Dapoer Faaza yang berlokasi di Kompleks Permata Kopo 1 Blok H18, Desa Sayati Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung.

Kimbap mirip dengan sushi (kuliner khas Jepang), yang bisa dimakan dalam sekali suap. Kimbap buatan Dapoer Faaza terbuat dari nasi putih yang dilapisi rumput laut kering (gim dalam bahasa Korea Selatan) dengan isian berupa potongan daging ayam matang, telur dadar, wortel, bayam, dan mentimun dicampur minyak wijen. Semua bahan digulung dan dipotong-potong dengan ukuran sekali suap.

kuliner jepang korea
Produk kuliner Dapoer Faaza, di Kompleks Permata Kopo 1 Blok H18, Desa Sayati Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung. (Instagram dapoerfaaza)

Baca juga artikel Simmanews lainnya:

Meniti tangga puncak Galunggung, antara monyet dan kaldera sisa letusan dahsyat

Selain Kimbap, Dapoer Faaza pun menyediakan sushi dengan modifikasi disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Biasanya sushi berupa gulungan nasi dengan rumput laut kering (nori), yang dicampur dengan daging ikan mentah dan berbagai isian lainnya yang ditambah dengan cuka beras.

Nah, di tempat ini, sushi menggunakan daging ayam yang dimasak serta tidak menambahkan cuka beras. Meskipun begitu, rasa olahan kuliner ini tetap lezat.

“Selera orang di sini enggak senang yang mentah, jadi diganti dengan daging ayam matang. Saya awalnya membuat sushi, setelah sering nonton drama Korea jadi buat juga kimbap,” terang pemilik Dapoer Faaza Luluk Khudhoifah kepada Simmanews.com di kediamannya, Senin 7 September 2020.

kuliner jepang korea
Produk kuliner Dapoer Faaza, di Kompleks Permata Kopo 1 Blok H18, Desa Sayati Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung. (Instagram dapoerfaaza)

Untuk sushi terdiri dari californian roll dengan topping tobiko (telur ikan terbang) bertekstur unik saat digigit, mozarella roll bertopping keju yang gurih, dan tamanigiri yang berbalut telur.

“Hampir semua bahan baku yang dipakai dari dalam negeri, kecuali untuk nori dan tobiko masih impor,” ucap Luluk.

Dapoer Faaza menyedikan berbagai pilihan paket, yang bisa dipesan H-1 atau pagi hari untuk diantarkan sore hari. Mulai dari paket reguler berisi 6 potongan kimbap Rp15.000, mix kecil dan sedang (campuran kimbap, tamanigiri, dan californian roll).

Kemudian, paket hemat (pahe) 1 terdiri dari  8 potongan kimbap, 4  potongan mozarella roll, 4 potongan californian roll, dan 4 potongan tamanigiri seharga Rp60.000, serta pahe 2 yang berisi 8 potongan kimbap, 8 potongan mozarella roll, dan 8 californian roll cukup dengan harga Rp70.000.

kuliner jepang korea
Produk kuliner Dapoer Faaza, di Kompleks Permata Kopo 1 Blok H18, Desa Sayati Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung. (Instagram dapoerfaaza)

Untuk momen istimewa seperti perayaan ulang tahun, Dapoer Faaza menyediakan sushi tart yang bisa dijadikan hidangan pengganti nasi tumpeng atau kue tart untuk para pecinta kuliner Jepang maupun Korea Selatan. Harga untuk sushi tart ini mulai dari Rp200 ribu sampai Rp600 ribu tergantung pilihan.

“Karena penjualan secara online, sampai saat ini konsumen tidak hanya di sekitaran Sayati tetapi juga Ledeng, Padasuka, Rancaekek, dan Cimahi,” tambah Luluk.

Bagi pecinta kuliner Jepang, dan khususnya penggemar drakor, bisa melakukan pemesan sushi dan kimbab di nomor 0858-6195-9878. Mau ngintip dulu produknya, silakan tengok akun Instagram @dapoerfaaza. (Yatni Setianingsih/Simmanews)

Baca juga artikel Simmanews lainnya:

Kisah di balik patung badak putih penunggu Balai Kota Bandung 

Sensasi pedas dan gurih cobek ikan nila Purwakarta 

3 jago silat Indonesia yang main di film internasional 

Pabrik senjata PT Pindad produksi mesin pengelolaan sampah 

Pandemi Covid lahirkan inovasi bisnis bagi jurnalis dan tukang sayur ini 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here