Mang Oded: Pimpinan OPD harus rajin baca Alquran

Wali Kota Bandung Oded M Danial berpesan kepada para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) muslim, untuk rajin membaca kitab suci Alquran dan ibadah lainnya.

Hal ini sebagai bentuk ketaatan menjalankan perintah Allah SWT. Mengutip surat Al Furqan ayat 30, Mang Oded meminta para pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, tidak abai terhadap Alquran.

“Realitas hari ini, umat Islam yang jumlahnya terbesar di dunia, kuantitas luar biasa, tapi kualitas mereka terhadap Alquran diabaikan,” ucap Mang Oded pada kegiatan Berkah Subuh di Pendopo Kota Bandung, Jumat 23 Oktober 2020 yang diikuti para sekretaris dinas (Sekdis) di lingkungan Pemkot Bandung.

Mang Oded mengatakan ayat ini mengingatkan kepada semua umat Islam apakah termasuk atau tidak menjadi umat Rasulullah SAW.

Mang Oded mengakui sebagai pemimpin tentu memiliki banyak urusan. Sesibuk apa pun, Mang Oded berharap, para pejabatnya tetap menjalankan ibadah kepada Allah SWT.

“Sebagai Sekdis banyak urusan, kita harus hati-hati. Jangan abai kepada Alquran,” pintanya.

Mang Oded menjelaskan, ketika sedang membaca Alquran berarti orang tersebut tengah interaksi dengan Allah SWT. Sehingga selain menjalankan salat wajib dan Sunnah, interaksi kepada Allah SWT juga melalui Alquran.

“Kalau sering interaksi dengan Alquran, hakikatnya sedang mengadakan hubungan dengan Allah SWT,” ucapnya.

Program Berkah Subuh merupakan program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung sejak 2018, untuk mewujudkan salah satu visi dan misinya yaitu Bandung Agamis.

Aktivitas Bandung Agamis

1. Gerakan menyemarakkan tempat ibadah. Terdiri dari beberapa kegiatan seperti:

● Gerakan Ahlan Quran

Pemerintah Kota Bandung ingin mencetak 151.000 hafiz dalam 5 tahun melalui Gerakan Tilawah dan Hapalan Alquran (Ahlan Quran). Pemkot Bandung menargetkan ada 1.000 penghafal Al-Quran pada setiap kelurahan untuk menciptakan Kota Bandung yang agamis.

● Kajian Muslimah Pendopo

Kajian Muslimah (Kamus) merupakan kegiatan ceramah keagamaan setiap bulan sekali di Pendopo Kota Bandung.

● Gerakan Berjamaah Salat Tepat Waktu (Bersatu).

Gerakan Berjamaah Salat Tepat Waktu (Bersatu), merupakan gerakan untuk meningkatkan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bandung.

Wali Kota Bandung meminta semua pegawai untuk menghentikan pekerjaan saat waktu salat tiba dan melanjutkannya setelah mengikuti salat berjamaah.

● Gerakan Subuh Berjamaah atau Berkah

Gerakan ini merupakan seruan kepada umat muslim, untuk melaksanakan salat subuh berjamaah. Setiap pekan, Wali Kota Bandung melaksanakan salat subuh di masjid-masjid kewilayahan di Kota Bandung secara bergiliran.

2. Satu Koperasi Masjid Jami untuk setiap Kelurahan

Pemkot Bandung menargetkan tumbuhnya koperasi juara pada setiap masjid. (Yatni Setianingsih/simmanews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here