Kronologi Aa Gym positif Covid, sempat naik gunung dan pulang dari Jakarta

aa gym
Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym (Instagram)

Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym positif terpapar Covid-19. Ia menyampaikan kronologi bagaimana dirinya terkena penyakit yang disebabkan SARS CoV-2 itu, melalui Instagram TV akun resminya.

Menurut pemimpin Pondok Pesantren Daarut Tauhiid di Jalan Gegerkalong Girang, Bandung, merunut kegiatannya seminggu terakhir.

Pada Rabu, 23 Desember 2020, ia pulang dari Jakarta ke Bandung. Perjalanan dari ibu kota itu memakan waktu 5 jam.

Selanjutnya ia masih bisa menjalankan tugas melalui Zoom. Saat itu kondisinya sehat, tidak punya keluhan apa-apa.

Esoknya, Kamis, 27 Desember 2020, Aa Gym mengisi siaran dan olahraga renang. Malamnya ia naik gunung dan berkemah.

Baca juga:

Menurutnya, kegiatannya naik gunung dan berkemah sudah biasa dilakukan. Ia turun gunung di saat hujan lebat.

Jumat pagi, 28 Desember 2020, ia berolahraga sepeda. Itu pun ia sudah mengaturnya sehingga tidak sampai kelelahan.

Selanjutnya ia salat Jumat di Masjid Salman ITB. Saat Jumatan pun ia mengaku memilih tempat di luar masjid yang memungkinkan untuk menjaga jarak.

“Jumatan di halaman, di luar di masjid Salman, cari yang paling aman karena memang begitu (protokolnya). Di taman yang tidak banyak orang,” katanya, Selasa, 29 Desember 2020.

Ia juga menyebut tidak melakukan kontak saat salat Jumat di masjid yang berhadapan dengan Kampus ITB, Jalan Ganesa, tersebut.

Sabtu, 29 Desember 2020, ia ada acara ke Jakarta. Namun badannya sudah mulai terasa tidak sehat. Ia memutuskan untuk mendapatkan infus, vitamin dan melakukan rapid test.

“Menjelang kembali ke Jakarta merasa unfit, ingin diinfus dulu. Diinfus, vitamin dan dirapid,” katanya.

Baca juga:

Hasil rapidnya non-reaktif. Ia pun menduga kondisi kurang fitnya karena kelelahan, sehingga ia dianjurkan untuk beristirahat.

“Akhirnya memutuskan, inisiatif saja, isolasi mandiri di suatu tempat yang sepi, jauh dari orang-orang,” cerita Aa Gym.

Jadi, pada malam Minggu ia sudah memutuskan isolasi mandiri dan tidak kontak dengan siapa pun.

Hari Senin, 28 Desember 2020, ia pun dalam isolasi mandiri sambil menunggu tes swab atau PCR. Selasa, 29 Desember 2020, ia melakukan tes swab di RS Dustira Cimahi.

Saat swab ia ditemani anak dan santri pendamping. Selama itu, baik anaknya maupun santri memakai masker. Anaknya dan santri pun ikut diswab.

“Hasilnya anak negatif tidak kena Covid. Dan Aa positif Covid,” katanya. Diperkirakan ia terkena Covid pada Sabtu, 26 Desember 2020. (Iman Herdiana/Simmanews)

Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here