Kisah grilya Geleber Bedas Sayati untuk Dadang-Sahrul

Pilkada di Sayati, Margahayu, Kabupaten Bandung. (Iman Herdiana/Simmanews)
Ilustrasi penggunaan masker. Pilkada di Sayati, Margahayu, Kabupaten Bandung. (Iman Herdiana/Simmanews)

Pilkada Kabupaten Bandung telah sampai pada perhitungan suara. Dan hasilnya pasangan Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan meraih suara terbanyak.

Kemenangan Dadang-Sahrul yang mengusung tagline Bedas tak lepas dari perjuangan para relawan. Salah satu relawan yang aktif bergrilya mensosialisasikan Bedas ialah Geleber Bedas Sayati, kelompok relawan berbasis di wilayah Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung.

Tujuan utama relawan ini mengamankan suara Bedas di daerah perbatasan Kabupaten Bandung dengan Kota Bandung itu.

Lesmana Budianto, Koordinator Geleber Bedas Sayati, mengatakan pihaknya bergerak untuk Bedas karena merasa cocok dengan visi misi Dadang-Sahrul.

“Motif kita pertama karena cinta, ada kepercayaan dengan program-program yang mereka usung,” kata Lesmana Budianto yang akrab disapa Ross, kepada Simmanews, Sabtu, 20 Desember 2020.

Dadang Supriatna dinilai merakyat, tidak canggung dalam bermasyarakat, tidak ada batasan.

Lesmana Budianto, Koordinator Geleber Bedas Sayati. (Iman Herdiana/Simmanews)
Lesmana Budianto, Koordinator Geleber Bedas Sayati. (Iman Herdiana/Simmanews)

Baca juga:

“Jadi kita tertariknya bukan di soal finansial, tapi karena merakyatnya itu. Bukan karena pak Dadang anggota dewan atau calon bupatinya. Kita sering diajak ngobrol sama pak Dadang,” katanya.

Dadang Supriatna sendiri lama menjadi anggota dewan. Ia pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Bandung dan anggota DPRD Jawa Barat.

Ross mengaku murni sebagai relawan dengan dana udunan (patungan). “Selalu udunan di wilayah Sayati mah. Alhamdulillah simpatisan relawan bisa solid bersama kumpulkan untuk kegiatan kampanye, pengawalan suara di TPS-TPS,” katanya.

Meski bermodalkan udunan, ia menuturkan anggota relawannya bekerja militan. Para relawan sangat semangat menyampaikan program-program Bedas ke masyarakat. “Alhamdulillah antusias, diterima, hasilnya menang,” katanya.

Menurutnya, pasangan Bedas mampu meraih suara terbanyak di wilayah Sayati yang terdiri dari 4 desa dan 1 kelurahan, yakni 7.836 suara atau 61 persen dari total 13.000-an.

“Alhamdulillah di Sayati kalah tipis di beberapa TPS,” katanya.

Bupati Kabupaten Bandung terpilih Dadang Supriatna. (Iman Herdiana/Simmanews)
Bupati Kabupaten Bandung terpilih Dadang Supriatna. (Iman Herdiana/Simmanews)

Baca juga:

Profil anggota Geleber Bedas Sayati kebanyakan anak muda, yakni di bawah usia 45 tahun. Mereka melakukan konsolidasi sejak sebelum menjelang Pilkada Kabupaten Bandung.

“Sosialisasi konsolidasi kadang sampai subuh. Kami kerja keras siang malam. Dengan kebersamaan dan kesolidan tim kita saling bantu, saling support,” katanya.

Untuk merayakan kemenangan Bedas, Geleber Bedas Sayati telah melakukan syukuran sederhana sambil bersilaturahmi.

“Kami bersyukur atas kemenangan Dadang-Sahrul. Dari hasil perjuangan kami di Sayati dalam belajar berpolitik tanpa logistik,” katanya.

Sekarang Pilkada Kabupaten Bandung telah usai. Ross mengajak seluruh warga Kabupaten Bandung khususnya Sayati untuk bersatu kembali dalam iklim demokrasi yang menghormati perbedaan, termasuk pilihan politik. (Iman Herdiana/Simmanews)

Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here