ITB serahkan Kabin Sterilisasi Masker N-95 ke RSUD Cililin

Dr. Yuli Setyo Indartono (kanan) sedang menjelaskan fungsi alat Kabin Sterilisasi Masker N-95 kepada pihak RSUD Cililin. (Foto: Humas ITB)
Dr. Yuli Setyo Indartono (kanan) sedang menjelaskan fungsi alat Kabin Sterilisasi Masker N-95 kepada pihak RSUD Cililin. (Foto: Humas ITB)

Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali menyerahkan alat Kabin Sterilisasi Masker N-95 ke pihak Rumah Sakit Umum Daerah Cililin.

Penyerahan kabin sterilisasi ini merupakan yang kelima kalinya dilakukan oleh ITB. Sebelumnya ITB juga telah menyerahkan alat yang sama kepada empat rumah sakit rujukan Covid-19.

Kabin sterilisasi dikembangkan oleh Tim Laboratorium Energi Terbarukan FTMD-ITB yang diketuai oleh Dr. Yuli Setyo Indartono. Kabin tersebut mampu menyeterilkan masker N-95 dan juga alat kesehatan lainnya, menggunakan uap hidrogen peroksida.

Baca juga:

Kabin ini berdimensi 1x1x2 meter kubik yang dilengkapi sistem pengering menggunakan udara bersih (difilter menggunakan filter HEPA), dan rak-rak sterilisasi. Untuk memudahkan pengoperasian, kabin tersebut dilengkapi dengan alat hitung waktu (timer) otomatis.

Dekan FTMD Prof. Dr. Ir. Tata Cipta Dirgantara M.T., menyampaikan, pemberian alat Kabin Sterilisasi Masker N-95 ini merupakan kontribusi dari ITB untuk menyelesaikan masalah COVID-19.

“Alat ini merupakan produk penelitian untuk alat kesehatan yang dibuat selama masa pandemi ini,” ujarnya, di halaman Kantor BPUDL-ITB, Jalan Lebak Siliwangi, Bandung, Selasa, 26 Januari 2021.

Prof. Tata berharap alat tersebut dapat bermanfaat bagi RSUD Cililin untuk dipergunakan sebagaimana fungsinya. Dan juga ITB ke depannya dapat terus mengembangkan produk-produk penelitian lainnya yang dibutuhkan oleh fasilitas kesehatan.

Baca juga:

Pada kesempatan yang sama, Direktur RSUD Cililin, dr. Achmad Oktorudy, MARS., menyampaikan terima kasih atas bantuan dari ITB. Sebelumnya, pihak RSUD Cililin juga sudah mendapatkan bantuan Vent-i dari Salman ITB.

“Semoga inovasi ini dapat membantu bagi dunia kesehatan. Terima kasih karena RS Cililin sudah dipilih untuk mendapatkan bantuan,” ucapnya.

Pemberian kabin diharapkan akan bermanfaat bagi sterilisasi alat-alat tenaga medis, yang efektif dan efisien. Hal ini akan mengurangi penularan Covid-19. (Iman Herdiana/Simmanews)

Baca juga:

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here