Dadang-Sahrul kunjungi Sayaginet, jejaki kerja sama internet murah

Bupati Kabupaten Bandung terpilih, Dadang Supriatna, bersama wakilnya, Sahrul Gunawan, di Kantor Sayaginet. (Yatni Setianingsih/Simmanews)
Bupati Kabupaten Bandung terpilih, Dadang Supriatna, bersama wakilnya, Sahrul Gunawan, di Kantor Sayaginet. (Yatni Setianingsih/Simmanews)

Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten terpilih, Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan, bertandang ke kantor Sayaginet Broadband Company, di Komplek Perumahan Permata Kopo 1 Blok F 106, Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung.

Pasangan yang dikenal Dadang-Sahrul itu tiba di perusahaan internet yang dibentuk hasil kerja sama dengan BUMDes Motekar Sayati yang kemudian membentuk PT Kataji Nukami Indonesia pukul 15.00 WIB.

Mereka disambut Kepala Desa Sayati Nandar Kusnandar, Komisaris PT KATAJI Aang Gunawan, dan jajaran direksi PT KATAJI dan PT.Sayati Masagi Mediatama (SIMMA), termasuk GM PT SIMMA Fitriyani.

Baca juga:

Dadang-Sahrul langsung mendengar paparan tentang strategis bisnis BUMDes dan PT KATAJI, khususnya tentang visi misi Sayaginet yang berbasis di Desa Sayati. Targetnya, Sayaginet menyediakan layanan di desa-desa Kabupaten Bandung.

Menurut Nandar, program-program kerja Bupati dan Wakil Bupati terpilih akan menyentuh semua desa, termasuk Desa Sayati yang merupakan perbatasan di Kota dan Kabupaten Bandung.

“Saya yakin program Bupati akan menyentuh semua desa. Beliau (Dadang Supriatna) senior saya, juga pernah menjadi kepala desa, dan terakhir di dewan (DPRD Jabar) dan Alhamdulillah sekarang memimpin Kabupaten Bandung,” kata Nandar Kusnandar, Jumat 29 Januari 2021.

Baca juga:

Nandar juga menyinggung pembentukan PT KATAJI yang merupakan hasil kerja sama Desa Sayati dengan pengusaha Aang Gunawan yang kini duduk sebagai Komisaris Utama PT KATAJI. Selanjutnya PT KATAJI membentuk PT SIMMA yang bergerak di bidang media online, advertising, dan event organizer.

Tujuan pembentukan PT KATAJI tidak lain untuk membangun desa dan turut menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Nandar menuturkan, dibentuknya perusahaan jaringan internet Sayaginet juga akan memberikan insentif kepada RT dan RT. Insentif ini diberikan jika RT dan RW turut mendukung pemasaran Sayaginet. Mereka akan mendapatkan Rp600 ribu per bulan untuk RW dan Rp1,5 juta per bulan untuk RT.

Baca juga:

Kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Nandar berharap Sayaginet mendapat dukungan berupa regulasi sehingga jaringan internet ini bisa mengoneksikan antar desa. Sampai hari ini, Sayaginet sudah melayani 331 pelanggan. Jumlah ini didapat dalam tempo kurang dari dua bulan.

Nandar juga menyebut paket internet Sayaginet lebih murah dibandingkan vendor internet lainnya. “Kita Rp179 ribu plus insentif RT/RW dan pengelolaan sampah,” katanya.

Menanggapi paparan dari Pak Kades Nandar, Bupati terpilih Dadang Supriatna, mengapresiasi upaya yang dilakukan Desa Sayati. Menurutnya, internet murah yang ditawarkan Sayaginet sebagai percontohan bagi desa lain di Kabupaten Bandung.

Baca juga:

Bahkan ia ingin mengadopsi Sayaginet untuk mengatasi desa-desa lain di Kabupaten Bandung yang belum terakses internet atau blank spot.

Dadang pun menyatakan tertarik untuk bekerja sama dengan Desa Sayati, khusunya dengan PT KATAJI. “Kita akan bantu regulasinya lebih formal kira-kira rancangannya seperi apa. Pemerintahan akan memberi kebijakan yang membuat masyarakat nyaman,” kata Dadang Supriatna.

Pekan depan ia mengagendakan pertemuan kembali dengan PT KATAJI atau Sayaginet untuk menindaklanjuti kerja sama. “Insya allah minggu depan saya bahkan mengundang (Sayaginet) kita sinkronkan,” katanya. (Iman Herdiana/Yatni Setianingsih/Simmanews)

Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here