Dadang-Sahrul akan adopsi Sayaginet untuk membangun smart city Kabupaten Bandung

Kepala Desa Nandar Kusnandar (pegang mic) menjelaskan soal Sayaginet kepada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten terpilih, Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan. (Yatni Setianingsih/Simmanews)
Kepala Desa Nandar Kusnandar (pegang mic) menjelaskan soal Sayaginet kepada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten terpilih, Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan. (Yatni Setianingsih/Simmanews)

Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten terpilih, Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan, mengapresiasi terbentuknya perusahaan jaringan internet Sayaginet oleh PT Kataji Nukami Indonesia dan BUMDes Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung.

“Melihat perjalanan Sayaginet ini satu langkah yang harus diapreasiasi secara langsung. Mungkin di Kabupaten Bandung desa ini (Sayati) yang pertama menuju smart city di tingkat desa,” kata Dadang Supriatna.

Dadang menyampaikan apresiasi tersebut saat berkunjung ke kantor Sayaginet Broadband Company, di Komplek Perumahan Permata Kopo 1 Blok F 106, akhir pekan kemarin, Jumat, 29 Januari 2021. Ia didampingi wakilnya, Sahrul Gunawan.

Baca juga:

Kedatangan Dadang-Sahrul yang dikenal dengan tagline Bedas disambut Kepala Desa Sayati Nandar Kusnandar, Komisaris PT KATAJI Aang Gunawan, dan jajaran direksi PT KATAJI dan PT. Sayati Masagi Mediatama (SIMMA), termasuk GM PT SIMMA Fitriyani.

Menurut Dadang, tidak mudah bagi desa untuk membangun jaringan internet tingkat desa. Sistem provider internet membutuhkan banyak komponen, apalagi jika saluran internet yang dibangun itu menggunakan kabel fiber optik seperti yang dilakukan Sayaginet.

Dadang mengaku selain sebagai politikus, dirinya juga punya pengalaman di bidang usaha jaringan internet dengan fiber optik. Dan itu tidak mudah.

“Soal fiber optik saya pernah mengalami di Jakarta-Bogor dan tidak mudah. Dengan fiber optik ini biasnaya ada kendala di lapangan. Tapi melihat fiber optik sudah dilakukan Desa Sayati, saya acungkan jempol dan ini memberikan pencerahan untuk masyarakat Kabupaten Bandung,” ungkap Dadang.

Baca juga:

Komisaris Utama PT Kataji Aang Gunawan berpose dengan relawan Bedas, The Power of Sheeva, di depan kantor Sayaginet. (Istimewa)
Pimpinan PT Kataji berpose dengan relawan Bedas, The Power of Sheeva, di depan kantor Sayaginet. (Istimewa)

Belum lagi, lanjut Dadang, soal server dengan kapasitas besar yang harus punya sendiri. Hal ini sudah dimiliki Sayaginet.

Dengan adanya Sayaginet, menurut Dadang, Desa Sayati sudah terkoneksi internet secara mandiri. Karena itu ia berencana mengadopsi Sayaginet ini untuk skala yang lebih luas lagi, yakni Kabupaten Bandung.

Menurutnya, langkah Desa Sayati membangun Sayaginet perlu dicontoh oleh desa-desa lain di Kabupaten Bandung, bahwa desa ini melek teknologi informasi dan mampu mengikuti perkembangan zaman.

Selain itu, konsep internet murah yang diusung Sayaginet juga akan menjadi solusi untuk mengatasi blank spot di desa-desa lain di Kabupaten Bandung. Saat ini, ada 60 desa yang masuk blank spot atau tidak terkoneksi internet.

“Saya akan mengajak Sayaginet agar bisa disebarkan di Kabupaten Bandung,” katanya. Ia pun mengajak Kepala Desa Sayati Nandar Kusnandar yang turut membidani lahirnya Sayaginet untuk bekerja sama membangun jaringan internet di Kabupaten Bandung.

Program internet untuk desa-desa di Kabupaten Bandung akan masuk dalam program prioritas 100 hari pasangan Dadang-Sahrul setelah dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung nantinya.

Baca juga:

“Termasuk soal TI akan diadopsi, Pak Kades sing rela. Saya izin minta keridoannya Sayaginet menjadi program 100 hari kerja saya,” kata Dadang.

Sementara Kepala Desa Nanadar Kusnandar bilang, pembangunan Sayaginet tak lepas dari keinginan untuk menyediakan internet murah bagi masyarakat. Ia menyambut baik rencana Bupati terpilih Dadang Supriatna yang ingin mengadopsi Sayaginet untuk membangun smart city di Kabupaten Bandung.

“Ini merupakan upaya kami berkontribusi ke Kabupaten Bandung. Saya ingin membangun Kabupaten Bandung supaya smart city semuanya. Mohon arahan dan bimbingan dari Bupati,” kata Nandar Kusnandar. (Iman Herdiana/Simmanews)

Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here