Cara ampuh meningkatkan kesehatan mata

kesehatan mata
Ilustrasi. (Gambar oleh Bruno Henrique dari Pixabay)

Semua aktivitas kita memerlukan penglihatan mata, kecuali tidur. Jenis penglihatan yang paling sering dipakai ialah fokus dekat. Misalnya, menggunakan handphone atau gawai, kerja di depan layar komputer, membaca.

Perlu diketahui bahwa penglihatan jenis fokus dekat ini bisa menyebabkan mata lelah (astenopia). Jika hal ini terus dibiarkan, astenopia justru akan menimbulkan masalah kesehatan seperti sulit fokus atau konsentrasi, mata mudah pegal atau tidak nyaman, perih, pusing hingga sakit kepala.

Ujungnya, keseringan melakukan kerja dengan fokus dekat akan menimbulkan mata minus. Bagi yang penglihatannya sudah min, maka minusnya akan semakin besar.

Spesialis mata DR dr Iwan Sovani SpM (K) mengatakan, memang perlu pengelolaan penglihatan agar kesehatan mata terjaga. Dengan kata lain, perlu ada terapi agar mata tidak terlalu sering fokus dekat.

Baca juga:

Dokter yang pernah menjadi pimpinan di Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata (RSM) Cicendo itu bilang, cara mengatasi mata lelah sebenarnya cukup sederhana. Yaitu dengan mengimbangi penglihatan fokus dekat.

Jika sehari-hari kita sering melihat fokus dekat, maka perlu diimbangi dengan melihat jauh. Melihat jauh artinya memandang ke suatu objek yang jaraknya lebih dari lima meter.

“Melihat jauh sama dengan mengistirahatkan mata kita. Sementara kegiatan sehari-hari kita, misalnya, aktivitas kerja, melihat komputer, HP, segala macam itu kan melihat fokus dekat,” terang Iwan Sovani, kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Dr Iwan mengingatkan, ada yang salah kaprah dalam mengistirahatkan mata. Contohnya, tidak sedikit orang yang di waktu senggang atau istirahat dengan bermain game. Padahal main game justru akan memforsir penglihatan jarak dekat.

“Jadi matanya tetap saja fokus dekat, tidak istirahat. Padahal mata itu kalau mau istirahat dia harus melihat jauh,” ujarnya.

Tak heran jika orang yang keseringan main game akan mengeluh pusing atau lelah. Jadi, melihat jauh untuk mengistirahatkan mata perlu dibiasakan.

Berapa lama waktu yang diperlukan untuk melihat jauh? Iwan menjawab, tidak ada patokan waktu, bisa beberapa menit saja atau sampai setengah jam.

“Pokoknya harus diusahakan selama kerja kita harus diselingi dengan melihat jauh,” katanya.

Hal itu terkait juga dengan daya tahan seseorang dalam beraktivitas yang umumnya dipengaruhi faktor usia. Makin muda seseorang akan makin kuat fokus penglihatannya. Namun lama kelamaan fokus tersebut justru akan membahayakan mata dalam jangka panjang.

“Jangan forsir mata terus menerus, perlu diselang-selang dengan melihat jauh,” katanya.

Pentingnya kesehatan mata sebenarnya sudah menjadi perhatian orang tua dulu. Mereka sering menasihati anaknya agar melihat yang hijau-hijau.

Baca juga:

Menurut dr Iwan, dalam ilmu kedokteran modern melihat yang hijau-hijau seperti yang disarankan orang tua, ditafsirkan sebagai melihat jauh. Bahwa orang tua telah mewanti-wanti tentang pentingnya mengistirahatkan mata. 

Solusi lain yang tak kalah pentingnya untuk mengistirahatkan mata ialah tidur. Banyak orang yang merasa kuat tidak tidur semalaman. Akan tetapi kebiasaan begadang itu sangat memengaruhi kesehatan mata.

Memang secara fisik, orang akan tahan atau biasa begadang setiap hari. Tetapi beda dengan mata yang memerlukan waktu istirahat karena lelah.

“Sehingga kalau sudah ada keluhan mata lelah, istirahatlah dengan cara melihat jauh atau tidur. Itu yang paling utama,” terang Iwan. (Iman Herdiana/Simmanews)

Baca juga:

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here