Bio Farma klarifikasi harga vaksin Covid-19 cuma 28 ribu

harga vaksin
Ilustrasi. (Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay)

Bio Farma melakukan klarifikasi soal kabar harga vaksin Covid-19 Sinovac, China, yang dijual ke Brazil dengan USD1.96 per dosis. Angka ini jika dirupiahkan menjadi sekitar Rp28.000.

Sebelumnya, harga vaksin Sinovac marak diberitakan USD1.96 per dosis. Disebutkan bahwa Brazil telah menandatangani kontrak pengadaan vaksin dengan Sinovac dengan harga miring tersebut.

Menanggapi pemberitaan tersebut, Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir bilang pihaknya sudah melakukan klarifikasi ke pihak Sinovac. Dan Sinovac telah membantah berita itu.

“Mereka sudah mengirimkan surat elektronik resmi ke Bio Farma, yang memastikan, bahwa informasi dalam pemberitaan tentang kontrak pembelian 46 juta dosis dengan nilai kontrak USD 90 juta dengan pemerintah Brazil tidak tepat, dan mengenai harga USD1.96 per dosis pun tidak tepat,” kata Honesti, dalam keterangan resminya, Selasa, 13 Oktober 2020.

Brazil memang salah satu negara yang juga akan membeli vaksin Covid-19 dari Sinovac.

Menurut Honesti, biaya pengiriman per dosis vaksin saja sudah $2. Sehingga tidak mungkin Sinovac menjual vaksinnya hanya USD1.96 per dosis.

“Atas berita ini, Sinovac tengah menelusuri asal informasinya,” katanya.

Baca juga:

Honesti melanjutkan, dalam surat resmi yang disampaikan Sinovac menyebut bahwa penentuan harga vaksin Covid-19 berdasarkan beberapa faktor.

Salah satu faktornya adalah tergantung pada investasi pada studi klinis fase 3 terutama dalam uji efikasi dalam skala besar.

“Demikian juga dengan penentuan harga di Indonesia, mengikuti prinsip-prinsip tadi. Dengan kata lain, skema pemberian harga vaksin Covid-19 ini, tidak dapat disamakan,” katanya.

Walau begitu, Honesti Basyir memastikan harga untuk vaksin Covid-19 di Indonesia tidak akan memberatkan pemerintah. Kisaran harganya sekitar Rp200 ribu.

“Intinya, Bio Farma berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah menghadirkan vaksin Covid-19 dengan harga yang terjangkau untuk memberi perlindungan bagi penduduk Indonesia,” katanya.

Untuk diketahui, vaksin Covid-19 Sinovac rencananya akan dipakai vaksinasi rakyat Indonesia di masa pandemi Covid-19 ini. Saat ini, vaksin Sinovac dalam tahap uji klinis fase 3.

Uji klinis dilakukan terhadap 1.620 relawan vaksin di Bandung, oleh Bio Farma dan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran.

Sebelum vaksin jadi, warga diminta selalu taat protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti selalu memakai masker, menjaga kebersihan, dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan. (Iman Herdiana/Simmanews)

Baca juga :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here