10 ribu warga Bandung sudah divaksin Covid, termasuk Ariel Noah

Ariel Noah saat divaksin Covid-19 (Dok Pemkot Bandung)
Ariel Noah saat divaksin Covid-19 (Dok Pemkot Bandung)

Sebanyak 10.807 orang warga Bandung sudah disuntik vaksin Covid-19, termasuk Ariel Noah dan Risa Sarasvati, dalam program vaksinasi tahap I, menurut keterangan resmi Pemkot Bandung.

Kota Bandung sendiri mentargetkan penerima vaksin Covid-19 tahap I sekitar 23.000 orang.

“Jika kita melihat angka persentase capaiannya, progress vaksinasi di Kota Bandung ini sudah sebesar 46.60 persen,” ucap Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna di RSKIA Kota Bandung, Kamis, 28 Januari 2021.

Ema mengatakan, jumah penerima vaksin akan terus bertambah setiap harinya. Namun menurutnya, target tersebut tidak akan mencapai 100 persen karena para calon penerima vaksin harus melewati skrining.

“Kami sangat memahami bahwa proses vaksinasi tahap I ini tidak akan mencapai target 100%, karena pada saat perjalanannya masih ada yang tidak lolos screening. Sehingga tidak dapat divaksin,” jelas Ema.

Baca juga:

“Kami terus memperbaiki dari segi sistem hingga skema pelaksanaanya. Kita optimis akan selesai sesuai target yang ada” tambah Ema.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung yang juga sekaligus penerima vaksin, Ahyani Raksanegara mengatakan, penyuntikan vaksin Covid-19 dosis kedua ini juga bersamaan dengan proses lanjutan penyuntikan dosis pertama tahap I bagi SDM kesehatan di Kota Bandung.

“Selain menyuntikan dosis kedua bagi penerima yang telah melewati 2 minggu, kita juga terus lanjutkan penyuntikan dosis pertama sesuai target” kata Ahyani.

Ahyani menuturkan, Kota Bandung kini sedang mengakselerasi proses vaksinasi Covid-19 tahap I.

“Dengan adanya perubahan kebijakan dari Pusat bahwa tidak perlu menunggu e-tiket, sepanjang penerima tersebut terdaftar di sistem Pcare di fasilitas kesehatannya maka bisa langsung disuntik,” jelasnya.

Ahyani menjelaskan, kini setiap penerima vaksin tidak perlu menunggu e-tiket atau SMS blast. Calon penerima cukup dengan memastikan terdaftar pada Pcare.

Sehingga pihaknya dapat memastikan setiap penerima vaksin mendapatkan dua kali dosis lengkap sesuai ketentuan.

Termasuk juga melihat kesesuaian antara penerima vaksin tersebut dengan alokasi vaksin yang diberikan kepada fasilitas kesehatan.

Baca juga:

“Kita akan evaluasi sistem percepatan ini di tanggal 31 Januari 2021 agar dapat mengetahui skema mana yg lebih efektif. Tujuannya agar proses penyuntikan sesuai dengan target yang ada maksimal hingga April 2021,” ucap Ahyani.

Para penerima vaksin dosis kedua hari ini mayoritas tidak merasakan efek samping yang mengganggu aktivitasnya.

Begitu pula dengan Ema Sumarna dan Ahyani. Keduanya mengaku tidak merasakan gejala apa pun setelah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama dan dosis kedua.

Di luar itu, Ahyani kembali mengimbau kepada masyarakat Kota Bandung untuk terus menjaga protokol kesehatan dengan dispilin melaksanakan 4M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan).

Selain menjaga protokol kesehatan, masyarakat juga harus divaksin sesuai jadwal. Sebab vaksinasi ini adalah proses melengkapi dalam upaya untuk menangani dan menanggulangi pandemi Covid-19. (Iman Herdiana/Simmanews)

Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here